|
Seks Aman untuk Wanita Hamil |
|
|
|
|
Written by Fong
|
|
Thursday, 28 August 2008 07:50 |
|
Hamil tidak harus berarti stop berhubungan seks lagi. Pasangan suami istri masih dapat melakukan hubungan seks, kecuali jika ada alasan medis dan atas saran dari dokter untuk tidak melakukannya. Akan tetapi pada saat kehamilan sudah semakin membesar maka perut akan semakin besar pula, sehingga disarankan agar perempuan hamil perlu melakukan dan mencari posisi seks yang nyaman. Beberapa pakar kesehatan menegaskan, pada kehamilan muda usia tiga bulan atau trimester pertama, pasutri masih harus waspada dan sebaiknya tidak melakukan hubungan intim dulu. Hal ini berlandaskan pada alasan karena tiga bulan pertama merupakan masa rawan di mana janin mulai terbentuk. Kalau terkena benturan sedikit, janin rawan keguguran. Namun demikian, berhubungan seks saat hamil tidaklah membahayakan bila dilakukan dengan sangat hati-hati. Bahkan, beberapa pakar kandungan mengatakan bahwa melakukan hubungan intim sangat dianjurkan untuk memperlancar proses persalinan. |
|
Last Updated ( Thursday, 28 August 2008 08:54 )
|
|
Read more...
|
|
|
Tanda - tanda Dan Gejala Awal Kehamilan |
|
|
|
|
Written by Fong
|
|
Thursday, 28 August 2008 06:48 |
|
Gejala kehamilan pada setiap wanita berbeda-beda, begitu juga dengan tingkatan dan frekuensinya. Gejala kehamilan ada yang terjadi beberapa hari setelah konsepsi, tapi ada juga yang baru merasakannya setelah kehamilan berusia beberapa minggu. Yang terakhir ini, sangat beruntung karena tidak merasakan kegelisahan sama sekali.
Sebagian orang ada yang merasakan gejala kehamilannya mirip menstruasi, misalnya temperamental tinggi. Tapi pada umumnya, gejala kehamilan akan sangat dirasakan pada tahap Implantasi, yaitu sekitar 8 hingga 10 hari dari masa ovulasi. Setelah trisemester pertama terlewati, gejala ini akan berkurang.
Bagi Anda yang sangat ingin memiliki momongan, berikut ini beberapa tanda yang bisa dijadikan patokan apakah Anda hamil atau tidak. Tanda-tanda ini umumnya dapat dilihat di minggu-minggu pertama:
|
|
Last Updated ( Thursday, 28 August 2008 08:07 )
|
|
Read more...
|
|
|
Sinar Matahari dan Diabetes Dapat Menyebabkan Katarak |
|
|
|
|
Written by Fong
|
|
Monday, 25 August 2008 18:31 |
|
KATARAK merupakan gangguan pada lensa mata yang membuat penglihatan menjadi kabur. Umumnya, katarak menyerang orang lanjut usia. Namun, tidak tertutup kemungkinan bahwa katarak juga menyerang orang muda dan anak-anak. Katarak dapat disebabkan oleh terlalu lamanya orang memandang langsung sinar matahari dan penyakit diabetes yang menahun. Katarak, tidak menular dan bisa diatasi dengan operasi.
Katarak adalah suatu perubahan lensa mata yang sebelumnya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh. Katarak sendiri dapat menyebabkan si penderita tidak bisa melihat dengan jelas karena lensa mata yang keruh menghalangi cahaya mencapai retina. Penglihatan menjadi kabur. Jumlah dan kekeruhan pada setiap lensa mata bervariasi. Biasanya, penderita katarak tidak sadar telah mengalami gangguan pada mata. Katarak terjadi secara perlahan. Katarak tidak menular dari satu mata ke mata yang lain. Namun, katarak dapat terjadi pada kedua mata pada saat bersamaan.
|
|
Last Updated ( Thursday, 28 August 2008 07:15 )
|
|
Read more...
|
|
|
<< Start < Prev 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Next > End >>
|
|
Page 29 of 29 |