Economy

Auto

Visitor Data

Proxy
1.1 demil1.byetcluster.com:80 (Lusca/LUSCA_HEAD-r14705) 38.107.191.119
United States United States
Your IP
38.107.191.119
United States United States
Browser
Unknown Browser Unknown Browser
Operating System
Unknown Operating System Unknown Operating System

Designed by:
SiteGround web hosting Joomla Templates
Tertawa Bisa Kurangi Risiko Diabetes PDF Print E-mail
Written by Fong   
Sunday, 03 May 2009 04:16
Gelak tawa dapat membantu penderita diabetes meningkatkan kadar kolesterol mereka dan  menurunkan risiko penyakit pembuluh darah dan jantung, demikian hasil satu studi terbaru.
    
Menurut Lee Berk dari Loma Linda University, yang memimpin studi itu, "Pilihan gaya hidup memiliki dampak mencolok dalam kesehatan dan penyakit dan ini semua adalah pilihan yang kami dan pasien lakukan sebagaian tindakan pencegahan dan pengobatan."
   
Para peneliti membagi 20 pasien diabetes yang berisiko tinggi -- semuanya juga menderita darah tinggi dan hyperlipidemia (faktor risiko bagi penyakit pembuluh darah dan jantung)-- menjadi dua kelompok. Kedua kelompok tersebut diberi obat diabetes standar.
    
Kelompok L diberi waktu 30 menit untuk menikmati humor yang mereka pilih, sementara Kelompok C --kelompok pemantau--- tidak. Proses itu berlangsung selama satu tahun pengobatan.
   
Sekitar dua bulan proses pengobatan, semua pasien di kelompok tertawa (L) memiliki tingkat  hormon epinephrine dan norepinephrine yang lebih rendah, keduanya dipandang sebagai penyebab stres. Stres diketahui sangat mematikan.
    
Setelah 12 bulan, kolesterol HDL (kolesterol baik) telah naik 26 persen pada Kelompok L tapi hanya 3 persen di dalam Kelompok C.
    
Dalam pengukuran lain, protein C-reaktif, penanda radang dan penyakit pembuluh darah serta jantung, turun 66 persen di dalam kelompok tertawa tapi hanya 26 persen pada kelompok pemantau.
    
"Dokter terbaik mengerti bahwa ada campur-tangan psikologis hakiki yang ditimbulkan oleh emosi positif seperti gelak tawa dengan riang-gembira, optimisme dan harapan," kata Lee Berk.  
    
Kendati demikian, Berk mengatakan tawa tentu saja dapat menjadi obat yang bagus dan sama berharganya dengan obat diabetes, tapi berkeras bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan guna memastikan apa maksud dari semua hasil itu.
 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday51
mod_vvisit_counterYesterday76
mod_vvisit_counterThis week249
mod_vvisit_counterThis month796
mod_vvisit_counterAll128528

Partners

DHerbs

Downloads

Shout Box

Latest Message: 8 months, 4 weeks ago

Guests are shown between [].

Only registered users are allowed to post

Indo Community - The Best Community of Indonesian and designed by Fong